Jumat, 13 Juli 2018

Skala Pengukuran Untuk Instrument dalam kuisioner dengan pendekatan Skala Semantic Differential



Skala ini merupakan salah satu dari skala factor yang dikembangkan untuk menganalisis dua masalah: Pengukuran populasi dan multidimensional pengungkapan dimensi yang belum dikenal atau belum diketahui.
Metode skala ini dikembangkan  khususnya untuk mengukur arti psikologis dari suatu objek di mata seseorang. Metode ini didasarkan pada proporsi bahwa suatu objek memiliki berbagai dimensi pengertian konotatif yang berada dalam ruang ciri multidimensi yang disebut ruang semantic.

Metode ini dibuat dengan menempatkan dua (dua) skala penilaian dalam titik ekstrim yang berlawanan  yang biasa disebut bipolar. Biasanya di antara titik ekstrim di dadapati 5 atau 7 tititk-titik butir skala dimana responden menilai suatu konsep atau lebih pada setiap butir skala.
Untuk lebih jelasnya tampilan butir-butir skala semantic diffrensial sebagai berikut :
Baik                 —–, ——, ——,  ——, ——, ——-, ——                   Buruk
Lambat            —–, ——, ——,  ——, ——, ——-, ——                   Cepat
Skala pengukuran yang berbentuk Semantic Differensial dikembangkan oleh Osgood. Skala ini juga digunakan untuk mengukur sikap, hanya bentuknya tidak pilihan ganda maupun  checklist, tetapi tersusun dalam satu garis kontinu yang jawaban “sangat positifnya” terletak di bagian kanan garis, dan jawaban “sangat negatif” terletak di bagian kiri garis, atau sebaliknya. Data yang diperoleh adalah data interval, dan biasanya skala ini digunakan untuk mengukur sikap/karakteristik tertentu yang dipunyai oleh seseorang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar